Lifestyle
Action Figure

Ini Dia Action Figure yang Menjadi Kontroversi

Setiap orang memiliki hobi atau kesenangan masing-masing. Ada yang menyukai untuk berolahraga bahkan menyukai mainan. Salah satu jenis mainan yang banyak dijadikan pilihan bagi anak-anak hingga orang dewasa adalah action figure. 

Mainan action figure yang merupakan replikasi dari toko yang ada di kehidupan nyata atau dari film, buku bahkan dari tokoh fiksi atau kartun tersebut banyak dijadikan koleksi bagi orang dewasa. Satu diantaranya adalah action figure The Simpsons atau Superman. Akan tetapi, dari sekian banyak jenis action figure, terdapat beberapa diantaranya yang menimbulkan kontroversi.

Pertama adalah Death Row Marv, McFarlane Toys. Action figure yang dikeluarkan di tahun 1999 tersebut tidak memberikan kilas balik mengenai sin City yang di komik ciptaan Frank Miller tersebut yang cukup memberikan efek mengesankan. 

Figur dari cerita tersebut berakhir di penjara dan duduk di kursi listrik yang biasanya digunakan oleh para penjahat. Figure ini mendapat tanggapan yang tidak baik dari National Organization of Parents of Murdered Children yang menganggap jika figure ini tidak cocok untuk anak.

Kedua adalah Django Unchained, NECA yang dikeluarkan pada tahun 2012. Figur yang dikeluarkan oleh NECA ini dianggap mengiklankan mengenai masalah perbudakan. Beberapa orang mengatakan jika mainan action figure ini tidak akan menimbulkan kontroversi jika NECA memproduksinya seperti biasa seperti dari plastic, realistis dan memiliki tinggi sekitar 7 inci. 

Dengan penggunaan baju asli dari kain membuat figure ini lebih mirip seperti boneka. Bagi yang tidak terlalu mengerti tentang action figure akan menganggap jika miniatur ini lebih cocok untuk mainan anak daripada untuk orang dewasa. Namun NECA telah memberhentikan produksi ini walaupun masih terdapat kemungkinan jika telah dijual di beberapa toko.

Ketiga adalah Totenkopf Division yaitu Normandy 1994 yang merupakan toko dari Call of Duty, Plan B toys di tahun 2004. Action figur ini dibuat berdasarkan game yang bernama Call of Duty. Di action figure yang memiliki perbedaan dengan tentara Jerman pada Perang Dunia II yang dikenal dengan nama Totenkopf atau yang berarti Kepala Kematian. 

Sebagian dari action figure tersebut adalah bagian dari SS atau Schutzstaffel yang merupakan organisasi di zaman NAZI. Karena komplain yang diberikan oleh beberapa kelompok, akhirnya Plan-B berhenti memproduksinya.

Keempat adalah Normad yang merupakan mainan action figure dari Rambo yang diproduksi oleh Coleco di tahun 1986. Kontroversi tersebut timbul karena Nomad yang merupakan tentara turban yang menggunakan baju teroris Arab. 

Tidak sedikit yang menganggap jika action figure ini melecehkan atau diskriminasi terhadap warga arab terutama yang tinggal di Amerika. Banyak yang melakukan komplain terhadap mainan tersebut diantaranya adalah American-Arab Anti-Discrimination Committee dan sukses membuat Coleco sebagai produsen untuk menghentikan produksi dari mainan ini.

 

Tags :